Kenapa Ada Speed Table Baru di Lampu Merah Fatmawati? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Speed Table

Thekartinatv.com – Aktivitas pembangunan speed table di sekitar lampu merah Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Meski menyebabkan kemacetan sementara, proyek ini di nilai sebagai langkah positif untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan di masa mendatang.

Read More : Program Car Free Day Diperluas Ke Beberapa Titik Kota Jakarta

Tujuan Pembangunan Speed Table

Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, menjelaskan bahwa fasilitas speed table di buat dengan konsep ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas dan lansia.
“Fasilitas ini memiliki elevasi sejajar dengan trotoar sehingga ramah bagi pengguna kursi roda dan pejalan kaki lanjut usia,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

Dari total empat titik pembangunan di kawasan Fatmawati, tiga di antaranya sudah selesai dikerjakan dan kini kembali di buka untuk lalu lintas kendaraan. Sementara titik terakhir mulai di kerjakan pada Kamis (16/10/2025) dan di targetkan selesai Minggu, dengan pembukaan untuk umum pada pekan berikutnya.

Pembangunan ini merupakan bagian dari penerapan konsep complete street yang di gagas oleh Pemprov DKI Jakarta. Konsep tersebut menata ruang jalan agar lebih aman, inklusif, dan nyaman bagi pengendara, pesepeda, serta pejalan kaki.

Baca juga: Kini Banjir Dari Luapan Sungai Ciliwung Rendam 20 RT di Jakarta pada Selasa Pagi

Apa Itu Speed Table?

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 82 Tahun 2018, speed table termasuk dalam jenis pembatas kecepatan kendaraan selain speed bump dan speed hump. Bentuknya lebih lebar dan datar, berfungsi memperlambat kendaraan sekaligus memberikan penyeberangan aman bagi pejalan kaki. Spesifikasinya antara lain:

  • Tinggi sekitar 8–9 sentimeter
  • Lebar bagian atas 660 sentimeter
  • Kemiringan maksimal 15 persen
  • Terbuat dari beton mutu setara K-300
  • Diberi kombinasi warna kuning (20 cm) dan hitam (30 cm) agar mudah terlihat oleh pengendara.

Pro dan Kontra di Masyarakat

Tidak semua warga menyambut positif proyek ini. Sebagian mengeluhkan kemacetan yang terjadi saat jam sibuk. “Sekarang makin sempit jalannya, apalagi pas jam pulang kerja macet banget,” ujar Eka Saputra (25), salah satu pengendara.

Namun, ada juga warga yang menilai pembangunannya memberi manfaat nyata. “Efektif sih, soalnya di sini dekat rumah sakit. Bahaya kalau pengendara ngebut,” ungkap Yusuf (28).

Menurutnya, kepadatan hanya terjadi di sekitar lampu merah dan tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas secara keseluruhan.

Harapan ke Depan

Melalui pembangunan speed table ini, Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap kawasan Fatmawati dapat menjadi contoh penerapan jalan yang aman, nyaman, dan inklusif di ibu kota. Dengan desain yang memperhatikan keselamatan semua pengguna jalan, proyek ini diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan serta menciptakan lingkungan jalan yang lebih tertib dan manusiawi.